email: masmuba@gmail.com No Hp: 0859-3360-2997 Facebook page Instagram Twitter page youtube
**MAS MUBA dan Tim Psikolog POLRI Berikan Edukasi Seksualitas Remaja: Langkah Menuju Generasi Bersih dan Berakhlak**
Published

MAS MUBA bersama TIM PSIKOLOG POLRES PAMEKASAN Pamekasan, 6 Juni 2024 - MAS MUBA kembali mengadakan sosialisasi yang kali ini berfokus pada perkembangan seksualitas remaja. Sosialisasi ini bekerja sama dengan Tim Psikolog POLRI satuan Polres Pamekasan, dan dilaksanakan di Laboratorium Multimedia dan Bahasa MAS MUBA. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang benar mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi kepada para santri, demi menciptakan generasi muda yang bersih dan berguna bagi bangsa.

 

Sosialisasi ini dibuka dengan penjelasan mengenai definisi seksualitas oleh Ajun Komisaris Polisi (AKP) Saedi, S.H. Beliau menjelaskan bahwa seksualitas adalah aspek yang sangat kompleks dari kehidupan manusia yang mencakup seks biologis, identitas gender, orientasi seksual, serta pengalaman dan perilaku seksual. Memahami seksualitas dengan benar sangat penting untuk perkembangan pribadi dan sosial remaja.

 

Perkembangan seksualitas pada remaja adalah proses yang alami dan penting. Penata Tingkat 1, Wahyu Novita Ariyanti, S.Kom., menjelaskan bahwa pada masa remaja, individu mulai mengalami perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang signifikan. Pemahaman yang benar mengenai perubahan ini dapat membantu remaja mengelola perasaan dan perilaku mereka dengan lebih baik.

 

Di sisi positif, memahami seksualitas dapat membantu remaja mengembangkan hubungan yang sehat dan penuh rasa hormat. AKP. Saedi, S.H., menekankan bahwa pendidikan seks yang tepat dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya komunikasi, saling menghargai, dan batasan dalam hubungan. Ini juga dapat membantu mencegah masalah kesehatan reproduksi dan kekerasan seksual.

 

Namun, jika tidak dikelola dengan baik, seksualitas remaja dapat membawa sisi negatif. BRIPKA Pangestu dan BRIPKA Sholeh Kurniawan, menyoroti bahwa kurangnya pemahaman tentang seksualitas dapat menyebabkan perilaku berisiko, seperti hubungan seksual yang tidak aman, penyalahgunaan obat-obatan, dan kekerasan seksual. Oleh karena itu, edukasi yang benar sangatlah penting.

 

Kegiatan sosialisasi ini dianggap sangat penting oleh kepala madrasah, Abdul Waris Husni, M.Pd., beliau menyampaikan harapannya agar para siswa bisa menjadi generasi muda yang bersih dan berguna bagi bangsa. Beliau menegaskan bahwa pendidikan seksualitas adalah bagian dari pendidikan karakter yang harus diperhatikan dengan serius.

 

AKP Saedi, S.H., juga menyampaikan harapan dari kegiatan psikoedukasi ini. Pertama, beliau berharap para santri dapat mengetahui apa itu seksualitas secara menyeluruh. Kedua, santri diharapkan mampu mengenali apa itu pelecehan dan kekerasan seksual. Dan ketiga, dengan memahami pendidikan seks, Siswa dapat mengelola pemahaman yang benar mengenai seksualitas dan kesehatan reproduksi.

 

Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan tertib dan mendapat sambutan yang antusias dari para peserta. Para siswa terlihat sangat berminat dan aktif berpartisipasi dalam sesi tanya jawab. Mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk menggali lebih dalam mengenai topik yang dibahas dan mendapatkan penjelasan langsung dari para ahli.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa MAS MUBA dapat mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman yang baik mengenai seksualitas diharapkan dapat membentuk karakter mereka menjadi lebih baik dan siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

 

Secara keseluruhan, sosialisasi mengenai perkembangan seksualitas remaja ini merupakan langkah positif dalam memberikan pendidikan yang komprehensif kepada generasi muda. Dengan dukungan dari berbagai pihak, MAS MUBA berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa demi mencetak generasi yang lebih cerdas dan berakhlak mulia.


Mendaftarlah untuk buletin kami

Ikuti terus perkembangan berita, dan pengumuman, jangan ragu untuk mendaftar dengan email Anda.