email: masmuba@gmail.com No Hp: 0859-3360-2997 Facebook page Instagram Twitter page youtube
"PROJEK KEARIFAN LOKAL": Membekali Siswa dengan Tradisi dan Ilmu.
Published

MAS MUBA PAMEKASA, Selasa, 11 Juni 2024, Madrasah Aliyah Mambaul Ulum Bata-Bata (MAS MUBA) Panaan Palengaan Pamekasan kembali mengadakan acara dengan konsep "PROJEK KEARIFAN LOKAL" dengan tema "Tradisi Selamatan Aqdun Nikah pada Budaya Masyarakat Madura". Acara ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X MAS MUBA dan dilaksanakan di aula lantai 3 madrasah.

 

Acara tersebut dihadiri tidak hanya oleh para siswa, tetapi juga oleh dewan guru yang turut memberikan dukungan penuh. Rangkaian acara meliputi sambutan kepala madrasah, sambutan ketua panitia, pembukaan, tilawah al-Qur'an, akad nikah, sholawat al-Barzinji, pemasrahan dari pihak mempelai laki-laki, penerimaan dari pihak mempelai perempuan, hikmatun nikah, dan penutupan. Semua rangkaian acara dipimpin oleh seorang Master of Ceremony (MC).

 

Dalam sambutannya, kepala madrasah menyampaikan bahwa acara ini memberikan banyak manfaat dan bekal berharga bagi siswa ketika kembali ke masyarakat. Kepala madrasah juga menekankan bahwa acara ini dikaitkan dengan Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan lil Alamin (P5PPRA).dan bertujuan untuk mencapai inti dari tujuan program tersebut.

 

Ketua panitia, Ustad Ahmadi Nahrawi, S.H.I., M.Pd., menjelaskan bahwa inisiator acara ini adalah Madrasah itu sendiri. Program ini merupakan tuntutan kurikulum yang wajib dilaksanakan dan bertujuan untuk mempraktikkan pelajaran yang bersifat kemasyarakatan yang telah diajarkan oleh para guru.

 

Ustad Ahmadi menambahkan bahwa tujuan utama dari proyek kearifan lokal ini adalah untuk melatih mental siswa dan melihat kesiapan mereka dalam menerapkan ilmu yang telah dipelajari di tengah masyarakat. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk menyesuaikan tradisi lokal dengan tuntunan syariah Islam.

 

Acara akad nikah yang menjadi inti dari kegiatan ini dilakukan dengan khidmat, dimulai dengan pembacaan tilawah al-Qur'an yang kemudian diikuti oleh prosesi akad nikah yang sebenarnya. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan acara yang menggambarkan tradisi Madura.

 

Prosesi sholawat al-Barzinji menambah kekhidmatan acara, di mana lantunan sholawat bergema di aula madrasah. Pemasrahan dari pihak mempelai laki-laki dan penerimaan dari pihak mempelai perempuan dilakukan dengan penuh makna, menggambarkan nilai-nilai tradisi yang kuat.

 

Ustad Ahmadi juga mengungkapkan harapannya agar pelaksanaan program-program seperti ini dapat terus berlanjut dengan mengangkat tema-tema lain yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Ia menekankan pentingnya menyesuaikan tradisi yang ada dengan aturan yang seharusnya di masyarakat.

 

Acara ini juga merupakan sarana bagi madrasah dan para guru untuk memberikan fasilitas praktik nyata dari keilmuan yang selama ini hanya disampaikan secara teoritis di kelas. Dengan demikian, siswa mendapatkan pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari.

 

Selain itu, Ustad Ahmadi menyebutkan bahwa acara ini juga berfungsi sebagai pancingan bagi siswa untuk berkembang dan menampakkan potensi yang ada dalam diri mereka. Ia berharap siswa dapat mengaplikasikan faktor X yang ada dalam diri mereka di tengah masyarakat.

 

Dengan adanya acara seperti ini, madrasah berharap siswa dapat memiliki kesiapan mental dan pengetahuan yang cukup untuk menghadapi kehidupan nyata di masyarakat. Tradisi selamatan Aqdun Nikah pada budaya masyarakat Madura ini menjadi sarana pembelajaran yang berharga bagi siswa MAS MUBA.

 

Acara ditutup dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, meninggalkan kesan mendalam bagi para peserta. Kepala madrasah dan dewan guru berharap acara seperti ini bisa menjadi agenda rutin yang mendukung pengembangan karakter dan keilmuan siswa.

 

Dengan keberhasilan pelaksanaan acara ini, MAS MUBA telah menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan pendidikan yang tidak hanya berbasis teori tetapi juga praktik nyata di lapangan. Harapan besar bahwa siswa dapat membawa ilmu dan pengalaman ini sebagai bekal berharga dalam kehidupan mereka ke depan.

 

Acara ini juga menjadi bukti bahwa tradisi dan pendidikan dapat berjalan beriringan, memberikan manfaat yang besar bagi perkembangan siswa. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan lebih siap dan tangguh menghadapi tantangan di masyarakat dengan bekal ilmu dan pengalaman yang telah mereka dapatkan.


Mendaftarlah untuk buletin kami

Ikuti terus perkembangan berita, dan pengumuman, jangan ragu untuk mendaftar dengan email Anda.